Labu Parang dan Kabocha

Labu Parang dan Kabocha

Hi Friends of SlimGourmet! Mungkin sebagian besar orang merasa kesulitan membedakan labu parang dengan kabocha. Sepintas keduanya memang sangat mirip, namun sebenarnya keduanya jelas berbeda meskipun sama-sama merupakan jenis labu. Lalu apa perbedaannya?

Dari kulit luarnya, labu parang dan kabocha sama-sama memiliki dua jenis warna yakni hijau dan oranye. Namun labu parang memiliki ukuran yang lebih besar dan memiliki lekukan yang lebih jelas apabila dibandingkan kabocha. Dari segi warna pun kabocha memiliki warna oranye yang lebih terang, dan memiliki rasa yang lebih manis dibandingkan labu parang. Hal ini yang membuat kabocha memiliki kandungan beta karoten yang lebih tinggi pula. Kandungannya yakni mencapai 285,9 mg/100 g, sedangkan labu parang mengandung 24,62 mg/100 g. Senyawa ini dikenal sebagai provitamin A yang memiliki kemampuan untuk memberi nutrisi mata dan sebagai antioksidan sehingga dapat menetralkan radikal bebas dalam tubuh. Zat gizi lain yang terdapat dalam labu parang dan kabocha adalah vitamin C, zat besi, dan kandungan nutrisi lain yang baik bagi kesehatan. Seperti meningkatkan nafsu makan pada anak, menjaga kesehatan kulit, dan memperbaiki gangguan pada kandung kemih. Dari segi tekstur, kabocha memiliki tekstur yang lebih lembut sehingga sering digunakan sebagai bahan MP-ASI bayi dan dapat digunakan sebagai bahan pengganti ubi karena teksturnya yang hampir sama. Sedangkan untuk labu parang sering digunakan sebagai bahan utama membuat dessert seperti kolak.

SlimGourmet Premium Catering
juga mengolah kedua jenis labu tersebut dalam berbagai variasi masakan. Seperti labu parang yang diolah menjadi campuran salad sayur dan tumisan, dan kabocha yang diolah menjadi Kabocha Soup yang menjadi menu Japanese Cuisine di minggu ini.

Mari hidup sehat, bahagia, dan sejahtera bersama SlimGourmet!

0 0
Feed